Open Access Policy
JUSOKAL: Jurnal Ilmiah Sosio Humaniora dan Kearifan Lokal menerapkan kebijakan Open Access untuk memastikan bahwa seluruh artikel yang telah diterbitkan dapat diakses secara bebas oleh masyarakat, akademisi, peneliti, mahasiswa, dan pembaca lainnya tanpa biaya berlangganan.
Seluruh artikel yang telah diterbitkan tersedia secara gratis dan terbuka melalui laman jurnal. Kebijakan ini bertujuan untuk memperluas penyebaran pengetahuan, meningkatkan akses terhadap hasil penelitian, serta mendorong pertukaran informasi dan pengembangan ilmu pengetahuan di bidang sosial, humaniora, budaya, dan kearifan lokal.
Akses dan Penggunaan Artikel
Pembaca dapat membaca, mengunduh, menyimpan, dan menggunakan artikel yang diterbitkan untuk kepentingan akademik dan penelitian sesuai dengan ketentuan hak cipta dan lisensi yang berlaku.
Setiap penggunaan atau pengutipan artikel wajib mencantumkan sumber dan memberikan atribusi yang sesuai kepada penulis serta jurnal.
Biaya Publikasi
JUSOKAL tidak memungut Article Processing Charge (APC) kepada penulis. Penulis tidak dikenakan biaya untuk proses pengiriman, peninjauan, maupun publikasi artikel.
Hak Cipta dan Lisensi
Hak cipta artikel tetap mengikuti kebijakan hak cipta dan lisensi yang ditetapkan oleh JUSOKAL. Penulis tetap memiliki hak moral atas karya yang diterbitkan.
Artikel yang dipublikasikan dapat digunakan kembali sesuai dengan ketentuan lisensi yang tercantum pada masing-masing artikel.
Komitmen terhadap Open Access
JUSOKAL berkomitmen untuk menyediakan akses terbuka terhadap hasil penelitian secara berkelanjutan dan mendukung prinsip bahwa pengetahuan ilmiah sebaiknya dapat diakses secara luas untuk kepentingan pendidikan, penelitian, pengembangan masyarakat, dan kemajuan ilmu pengetahuan.
Dengan menerapkan kebijakan Open Access tanpa biaya publikasi (No APC), JUSOKAL berupaya memberikan kesempatan yang lebih luas kepada peneliti dan akademisi untuk mempublikasikan serta memperoleh manfaat dari hasil penelitian di bidang sosial, humaniora, budaya, dan kearifan lokal.








