Menemukan Makna Iqra di Tengah Krisis Literasi Digital

Authors

  • Ahmad Ridhoni UIN Antasari Banjarmasin Author
  • Bashori UIN Antasari Banjarmasin Author

Keywords:

Semantik, Iqra, Literasi Digital

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna semantik kata Iqra dalam Surah Al-Alaq ayat 1 dan relevansinya dalam konteks literasi digital di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis semantik terhadap teks Al-Qur’an dan tafsir, serta analisis deskriptif terhadap data literasi digital dari Kominfo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata Iqra tidak hanya berarti membaca secara tekstual, tetapi juga mencakup pemahaman, perenungan, dan transformasi diri. Nilai-nilai literasi Qur’ani yang terkandung dalam Iqra dapat diterapkan untuk meningkatkan kesadaran kritis masyarakat dalam menyaring dan memahami informasi digital. Kesimpulannya, internalisasi nilai-nilai Iqra dapat menjadi solusi dalam menghadapi krisis literasi digital, dengan menekankan pentingnya membaca dan memahami informasi secara kritis dan bertanggung jawab.

References

Ali, H. "Pentingnya Literasi Digital dalam Era Informasi." Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi 8, no. 1 2024.

Abd al-Qahir al-Jurjani. Asrar al-Balaghah. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 2000.

Fazlur Rahman. Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. Chicago: University of Chicago Press, 1982.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. "Kominfo Targetkan 50 Juta Orang Terliterasi Digital pada 2024." Siaran pers, 2023. https://www.kominfo.go.id/.

Shihab, M. Quraish. Membumikan Al-Qur’an. Bandung: Mizan, 1999.

We Are Social dan Kepios. "Digital 2023: Indonesia." Diakses pada 5 Mei 2025. https://datareportal.com/reports/digital-2023-indonesia.

Zulfikar. "Krisis Literasi Digital di Indonesia dan Solusinya." Jurnal Teknologi dan Informatika 7, no. 2 2023.

Published

2025-12-30

How to Cite

Ahmad Ridhoni, & Bashori. (2025). Menemukan Makna Iqra di Tengah Krisis Literasi Digital. Kayee: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 1(1), 23-28. https://ejournal.rumohjurnal.org/index.php/kayee/article/view/4