Pancasila Dan Kearifan Lokal: Membangun Jati Diri Bangsa Dari Akar Budaya

Authors

  • Ahmad Shabirin Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya Author

Keywords:

Pancasila, kearifan lokal, jati diri bangsa, pendidikan karakter

Abstract

Pancasila sebagai dasar negara Indonesia memiliki fondasi yang kokoh dalam kearifan lokal dan budaya Nusantara. Nilai-nilai mulia seperti gotong royong, musyawarah, dan penghormatan terhadap alam telah menyatu dalam kehidupan masyarakat jauh sebelum Pancasila dirumuskan. Kearifan lokal dan akar budaya tersebut berperan penting dalam membentuk identitas bangsa, yang tercermin dalam tradisi, spiritualitas, dan solidaritas sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan untuk menganalisis peran Pancasila dan kearifan lokal dalam membangun jati diri bangsa. Hasil penelitian menunjukkan tantangan seperti globalisasi, lemahnya pendidikan karakter, dan minimnya perhatian terhadap keberagaman budaya lokal menghambat internalisasi nilai-nilai tersebut. Oleh karena itu, diperlukan solusi strategis, seperti penguatan pendidikan berbasis nilai, pelatihan guru, revitalisasi budaya lokal, pemanfaatan teknologi digital, dan kebijakan pemerintah yang mendukung pelestarian budaya. Langkah-langkah ini penting untuk memastikan identitas nasional Indonesia tetap kuat dan berakar pada nilai-nilai luhur Pancasila dalam menghadapi tantangan zaman modern

References

Aisara, F., Nursaptini, & Widodo, A. (2020). Melestarikan Kembali Budaya Lokal Melalui Kegiatan Ekstrakulikuler Untuk Anak Usia Sekolah Dasar. Cakrawala Jurnal Penelitian Sosial, 9(2), 149–166.

Bhagaskoro, P., Utungga Pasopati, R., & Syarifuddin. (2019). Pancasila Dalam Interaksi Kearifan Lokal Dan Ideologi Transnasional. Jurnal Inovasi Ilmu Sosial Dan Politik, 1(2), 112. https://doi.org/10.33474/jisop.v1i2.4806

Budiman, A., Nurholis, E., & Danurahman, J. (2023). Memperkuat Jati Diri Bangsa Melalui Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Nilai dan Kearifan Lokal. Prosiding Seminar Nasiona Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 1(1).

Daniah. (2019). Kearifan Lokal (Local Wisdom) Sebagai Basis Pendidikan Karakter. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI

Ibnu Faruk Fauzi, M. (2022). Perawatan Warisan Budaya: Membangun Masa Depan Bangsa Sebuah Penelitian Pendahuluan. Journal of Indonesian Culture and Beliefs (JICB), 1(1), 25–42. https://doi.org/10.55927/jicb.v1i1.1364

Kaelan. (2010). Pendidikan Pancasila. Paradigma. https://books.google.co.id/books?id=gfxstgAACAAJ

Mujahidah, I., & Anggraeni Dewi, D. (2022). Internalisasi Nilai Pancasila Terhadap Generasi Muda Sebagai Wujud Mempertahankan Budaya Bangsa. Jurnal Pendidikan Sosiologi Dan Humaniora, 13(2), 431. https://doi.org/10.26418/j-psh.v13i2.54773

Sholikhah, N. (2023). Revitalisasi Pendidikan Karakter Melalui Budaya Lokal. Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(2), 597–606.

Sopyan Hadi, A., Dahlan, & Sumardi, L. (2024). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Komunitas Outsider Dan Lady Rose Lombok Bersatu. CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 7(1), 228–238. https://doi.org/10.36805/civics.v7i1.2112

Untari, S., Sumarmi, & Harda Pratama Meiji, N. (2022). Desa Pancasila: The Implementation of Gotong Royong Values as Social Capital in Indonesia. Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture, 14(2), 225–238. https://doi.org/10.15294/komunitas.v14i2.2778

Published

2025-12-30

How to Cite

Ahmad Shabirin. (2025). Pancasila Dan Kearifan Lokal: Membangun Jati Diri Bangsa Dari Akar Budaya. Kayee: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 1(1), 16-22. https://ejournal.rumohjurnal.org/index.php/kayee/article/view/3