Adaptasi Internal Mahasiswa Paniai dari Papua Tengah Saat Kuliah di Universitas Halu Oleo Kota Kendari
DOI:
https://doi.org/10.63822/daynqb47Keywords:
adaptasi; mahasiswa Paniai; Papua Tengah; pendidikan tinggi; integrasi budaya; Universitas Halu OleoAbstract
Artikel ini mengkaji bagaimana mahasiswa dari Paniai, Papua Tengah, beradaptasi saat menempuh pendidikan tinggi di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari. Artikel ini secara khusus berfokus pada bagaimana mahasiswa Paniai beradaptasi dalam menempuh pendidikan. Pendekatan yang di gunakan kualitatif deskriptif, penelitian ini melalui pemilihan informan secara Purposive dan mengumpulkan data melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi di lingkungan akademik, asrama, dan tempat tinggal mahasiswa Paniai. Temuan menunjukkan bahwa adaptasi terjadi melalui beberapa praktik yang saling terkait: penyesuaian gaya komunikasi, penyesuaian terhadap perbedaan satu jam antara Waktu Indonesia Timur dan Waktu Indonesia Tengah, negosiasi hubungan senior-junior, pemeliharaan praktik makanan Paniai, penyesuaian terhadap praktik ibadah Katolik, dan pengembangan strategi untuk menghadapi tuntutan akademik. Praktik-praktik ini menunjukkan bahwa adaptasi bukanlah sekadar proses meninggalkan budaya asal. Mahasiswa Paniai terus mempertahankan identitas budaya sambil mempelajari norma interaksi lokal, rutinitas akademik, dan praktik sosial di Kendari. Peran teman sebaya, mahasiswa senior, komunitas mahasiswa Paniai, dan interaksi kampus yang mendukung memperkuat proses tersebut. Jika dilihat melalui kerangka adaptasi budaya John W. Berry, pola yang dominan adalah integrasi, siswa berpartisipasi dalam lingkungan sosial dan akademik baru sambil mempertahankan unsur-unsur penting dari identitas budaya mereka.
References
Agapa, DB, & Martiana, A. (2023). Mahasiswa Dogiyai di Yogyakarta: Kajian tentang adaptasi dan hubungan sosialnya. Dimensi: Jurnal Kajian Sosiologi, 12(1), 82–97. https://doi.org/10.21831/dimensia.v12i1.60998
Agestia, E., Safitri, D., & Sujarwo, S. (2024). Adaptasi siswa dalam mengatasi culture shock dalam perkuliahan. RISOMA: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 2(4), 253–264.
Azman, MK, & Suryandari, N. (2022). Komunikasi budaya lintas: Proses adaptasi mahasiswa Papua di Universitas Trunojoyo Madura. Komunikasiana: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(1), 30–39.
Prayoga, AP, & Handoyo, P. (2023). Pola adaptasi mahasiswa rantau luar Surabaya dalam menghadapi culture shock. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 25(2), 153–158.
Rahmadani, A., & Rahmawati, YM (2020). Adaptasi akademik, sosial, personal, dan institusional: Studi penyesuaian perguruan tinggi terhadap mahasiswa tingkat pertama. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 8(3), 158–166.
Soemantri, NP (2019). Adaptasi budaya pelajar asal Indonesia di Australia. WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 18(1), 46–56.
Tangkudung, JPM (2014). Proses adaptasi berdasarkan jenis kelamin dalam menunjang studi mahasiswa FISIP Universitas Sam Ratulangi. Acta Diurna Komunikasi.
Yunita, A., Dadan, S., & Widyastuti, TR (2024). Strategi adaptasi mahasiswa Papua terhadap budaya Banyumas (Studi deskriptif pada mahasiswa Papua di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto). PADARINGAN: Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi, 6(3), 202–217. https://doi.org/10.20527/pn.v6i3.12862
Guna, FCD, Sari, S., & Indria, I. (2024). Kajian komunikasi dan adaptasi siswa dalam lingkungan pendidikan tinggi. Jurnal Komunikasi dan Masyarakat.
Agustina, A., & Hasniah, H. (2025). Strategi penyesuaian diri mahasiswa Papua Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo di Kota Kendari. Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya.
Zainal, AG (2023). Analisis proses rendahnya komunikasi dan adaptasi masyarakat pendatang dan pribumi di Kabupaten Lampung Barat. Jurnal Studi Komunikasi.
Cahyadani, L., & Djunaedi, A. (2022). Faktor-faktor penyebab terjadinya adaptasi dalam penerapan smart city di wilayah kabupaten. Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman, 4(2), 140–151.
Berry, JW (1997). Imigrasi, akulturasi, dan adaptasi. Psikologi Terapan, 46(1), 5–34.
Barth, F. (1969). Kelompok etnis dan batas-batasnya: Organisasi sosial perbedaan budaya. Little, Brown and Company.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Rineka Cipta
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Laxmi Laxmi, Danial Danial, Yosua Kayame, I Subandrio (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




