Solution Focus Brief Counseling (SFBC) dalam Meningkatkan Rasa Percaya Diri Siswa Korban Cyberbullying di SMPN 1 Kota Janthoe
DOI:
https://doi.org/10.63822/vw9w0w84Keywords:
Solution Focused Brief Counseling, Rasa Percaya Diri, CyberbullyingAbstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Solution Focused Brief Counseling (SFBC) Dalam Meningkatkan Rasa Percaya Diri Siswa Korban Cyberbullying di SMPN 1 Kota Janthoe. Berdasarkan hasil pra survei di SMPN 1 Kota Janthoe diketahui bahwa Rasa Percaya diri pada peserta didik yang menjadi korban Cyberbullying menjadi rendah. Salah satu penyebab rendahnya Rasa Percaya diri peserta didik adalah menjadi korban perilaku cyberbullying, yaitu dipanggil dengan sebutan nama yang tidak pantas, seperti memakai nama hewan, nama bagian tubuh tertentu, memanggil dengan nama orang tua, dihina atau direndahkan karena diangap merebut teman atau hal-hal lainnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasi experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMPN 1 Kota Jathoe. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari dua kelompok. Metode Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner/angket. Analisis uji prasyarat menggunakan uji normalitas Kolmogoriv-Smirnov. Sedangkan untuk analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed rank test. Adapun hasil diketahui bahwa nilai Z hitung eksperimen > Z hitung kontrol (2,032 > 2,023), hal ini menunjukan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Selain itu didapat niilai rata-rata posttest kelas eksperimen lebih besar dari kelas kontrol (97,8 > 88,2). Jika dilihat dari hasil yang telah didapat maka kelas eksperimen mengalami peningkatan yang lebih besar dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa bimbingan kelompok menggunakan pendekatan SFBC dapat meningkatkan rasa percaya diri peserta didik korban cyberbullying di SMPN 1 Kota Jathoe.
References
Aini H. & Mudjiran . M 2020.Southeast Asian Journal of Technology and science Cyber Counseling as one of the skill in the guidance counseling service inde 21st century corresponding athor .Southeast Asian Journal of Technology and science.
Fitri Aulia Imani 2021. Pencegahan kasus Cyber Bullying Bagi Remaja Pengguna Sosial Media. Jounal of social work and social services.
Kirana D. L 2019. CyberCounseling sebagai salah satu model perkembangan konseling bagi generasi Milineal . Altakziah. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam.
Prof Dr Afrizal MA. 2022 Metodologi Penelitian:. Jakarta.
Nia Agustiningsih S. Kep 2022. CyberBullying pada Remaja. Yoyakarta: CV Budi Utama
Sutijono & Farid D. A. M 2018. Cyber Counseling di Era Generasi Milenial. Sosiohumanika.
Bannink, F. P. 2007. Solution-Focused Brief Tharapy. J Cotemp Psychother, 37,87-94
Cokley, kevin. 2000. An Investigation of Academic Self Concept and Its relationship to Academic Achievement ini African American College Students. Journal of black Psychology, 26 (2) 148-164.
Corey, Gerald. 2013. Theory and Practice Counseling and Psychotherapy (9th edition). Belmont, CA: Brooks/Cole.
Mulawarman. 2014 Brief Counseling in Schools: a Solution Focused Brief Counseling 9SFBC) Approach for School Counselor in Indonesia. Journal of Education and Practice, 5 921): 68-72.
S0bhy, M, & Cavallaro, M. 2010. Solution –focused Brief Counseling in School: Theoretical Perspectives and case application to an elementary school student.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nuzliah Nuzliah, Muslima Muslima (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




